Masohi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) menggelar pasar murah untuk menekan lonjakan harga Sembako menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pasar murah yang dipusatkan di Pasar Binaiya Kota Masohi itu dibuka Penjabat (Pj) Bupati Malteng Muhamat Marasabessy, Jumat (7/4/2023).

Pj Bupati saat membuka pasar murah mengatakan, menjelang hari-hari besar keagamaan, permintaan bahan kebutuhan pokok cendrung meningkat.

Hal tersebut berdampak pula pada kenaikan harga. Kondisi ini tentu akan membebani dan mengurangi daya beli masyarakat, terutama dari kalangan keluarga kurang mampu.

“Berdasarkan fenomena tersebut, mendorong pemerintah daerah setiap tahunnya menggelar pasar murah dengan maksud untuk memudahkan masyarakat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga yang relatif terjangkau jika dbandingkan dengan harga pasaran pada umumnya,”kata Bupati.

Olehnya masyarakat dapat menikmatinya karena pemerintah menggunakan skema subsidi atas harga sembako yang mulai digelar di wilayah Malteng. Adapun bahan kebutuhan pokok yang dijual
pada pasar murah tersebut berupa 10 ton beras dan 6.000 liter minyak goreng.

“Saya beharap masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah ini dengan baik, tertib dan aman. Saya yakin antusias masyarakat dari berbagai kalangan sangat tinggi. Saya minta agar kita berikan kesempatan lebih utama kepada masyarakat kurang mampu,” harap Pj Bupati

Pj Bupati tidak mau selama pelaksanaan pasar murah berlangsung ada masyarakat yang mengeluh dan melaporkan kepadanya akibat ketidak profesionalan pengelolaan pasar murah.

Apalagi bila masyarakat melakukan kritik terbuka di media sosial terkait pelaksanaan pasar murah itu. Sehingga Pj Bupati berharap agar proses monitoring oleh petugas pasar murah dilakukan secara ketat dengan tetap mengedepankan pendekatan-pendekatan yang humanis.

Masyarakat harus merasakan kegembiraan selama pelaksanaan pasar murah, tidak boleh ada yang kecewa dan marah karena tidak bisa mendapatkan bahan pokok yang dijual. Semua harus merasakan manfaat positif dari kegiatan pasar murah ini.

Saya juga berpesan agar mari kita jaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif. Jangan sampai pasar murah ini menjadi tempat yang dapat memicu perselisihan yang berujung pada pertikaian antar warga. Saya perlu mengingatkan hal ini mengingat pusat-pusat keramaian punya potensi kerawanan dalam berbagai bentuk dan modus,” ujarnya. (dm1)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *