Masohi – Ditengah kenaikan harga beras baik premium maupun medium, Pemerintah (Pemda) Maluku Tengah menyalurkan subsidi beras sebanyak 350 kg.
Subsidi beras itu disalurkan kepada tujuh gerai beras eceran dalam momentum Gerakan Pangan Murah yang berlangsung di Pasar Binaiya Masohi, Kota Masohi, Senin (7/7/2025).
Beras subsidi itu disalurkan per 5 Kg dengan harga Rp. 69 ribu. Dimana dikonversi ke Harga Eceran Tertinggi (HET) di angka Rp. 13.800 per kg.
Sementara itu, komoditas pangan lain juga dijual Pemda dalam Gerakan Pangan Murah, antara lain :
- Bawang Putih 25 Kg, per kilo Rp. 20 ribu
- Bawang Merah 30 Kg, per kilo Rp. 20 ribu
- Gula pasir Rp. 15 ribu per kilo
- Minyak kelapa 100 liter, per liter dijual Rp. 14 ribu
- Telur 30 rak, dijual per setengah rak Rp. 27.500
- Cabai Rawit 6 kilo, dijual Rp. 20 ribu per kilo
- Cabai keriting 6 kilo, dijual Rp. 20 ribu per kilo
Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan J. Johana Pattiwaelapia, menyatakan bahwa kupon yang disediakan dinas sesuai dengan jumlah komoditas pangan yang tersedia.
”Masyarakat yang hendak belanja harus mendaftar dulu, dengan membawa Kartu Keluarga,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, ratusan Warga Masohi, Maluku Tengah antusias berbelanja saat momen pasar murah digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Maluku Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan Maluku Tengah.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Maluku Tengah, Juliana Haumahu mengatakan bahwa pelaksanaan gerakan pangan murah dalam rangka pengendalian harga dan penyediaan bahan pangan pokok bagi masyarakat Kabupaten Maluku Tengah khusus untuk Kota Masohi dan sekitarnya.
”Jadi gerakan pangan murah ini berlangsung rutin setiap pekan di Hari Senin di Gerai TPID dan Pasar Dhuafa di Pasar Binaiya,” kata Kadis. (dm1)





