Ambon – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) menggelar Apel Siaga Kelistrikan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) sebagai bentuk kesiapan menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momentum untuk memastikan seluruh aspek pelayanan kelistrikan, mulai dari kesiapan personel, peralatan pendukung, hingga infrastruktur kelistrikan berada dalam kondisi siap guna mendukung berbagai aktivitas masyarakat selama perayaan kemerdekaan.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Dony Noor Gustiarsyah, menyampaikan bahwa apel siaga merupakan langkah penting untuk memastikan seluruh unsur PLN siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momentum nasional seperti peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kemerdekaan harus dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk masyarakat yang berada di wilayah kepulauan Maluku dan Maluku Utara. PLN berkomitmen menjaga keandalan listrik untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari pelaksanaan upacara, kegiatan pemerintahan, aktivitas ekonomi, rumah ibadah, hingga kegiatan sosial masyarakat. Melalui apel siaga ini, kami memastikan seluruh kesiapan telah dilakukan agar pelayanan listrik tetap optimal,” ujar Dony.
Apel Siaga Kelistrikan dilaksanakan secara serentak di seluruh Unit Pelaksana di PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, yaitu UP3 Ambon, UP3 Ternate, UP3 Sofifi, UP3 Masohi, UP3 Saumlaki, UP3 Tual, dan UP3 Tobelo, dan UP3B Maluku. Apel siaga di Pulau Ambon dipusatkan di Unit Layanan Pelanggan Ambon Kota dengan pembina apel, yakni Senior Manager Transmisi dan Distribusi PLN UIW Maluku dan Maluku Utara.
Dalam kegiatan tersebut dilakukan pengecekan kesiapan personel, peralatan kerja, kendaraan operasional, serta sarana pendukung kelistrikan. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat pelayanan siap digunakan dan mampu mendukung percepatan penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan di lapangan.
Selama periode siaga Hari Kemerdekaan RI ke-81, PLN UIW MMU menyiapkan 987 personel untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Maluku dan Maluku Utara. PLN UIW MMU juga memastikan kesiapan 168 sistem kelistrikan yang tersebar di wilayah Maluku dan Maluku Utara untuk mendukung kelancaran berbagai aktivitas masyarakat selama periode siaga Kemerdekaan RI ke-81.
Untuk memperkuat kesiapan pelayanan di lapangan, PLN menyiagakan 203 posko siaga yang didukung berbagai peralatan operasional, di antaranya 67 unit genset, 30 unit Unit Gardu Bergerak (UGB), 10 unit UPS, 174 kendaraan operasional, serta 56 motor patroli.
Selain kesiapan sistem dan peralatan, PLN juga melakukan pengamanan terhadap 34 lokasi prioritas yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti lokasi upacara, fasilitas pemerintahan, rumah sakit, bandara, pelabuhan, kawasan wisata, serta lokasi strategis lainnya.
Dari sisi pembangkitan, PLN UIW MMU memastikan kesiapan pasokan energi primer pembangkit selama masa siaga dengan menjaga ketersediaan bahan bakar operasional. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pembangkit dapat beroperasi secara optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Selain menjaga kesiapan teknis, PLN juga memperkuat koordinasi antarunit untuk memastikan setiap potensi gangguan dapat ditangani secara cepat dan tepat. Sinergi antara unit pelayanan, pengatur sistem, dan tim operasional menjadi bagian penting dalam menjaga keandalan listrik di wilayah Maluku dan Maluku Utara yang memiliki karakteristik kepulauan. (dm1)





