" />

Masohi– Pemerintah daerah Kabupaten Maluku Tengah dinilai mampu menyusun LPPD secara komprehensif dan terintegrasi yang berfokus pada peningkatan kinerja.

Maluku Tengah merupakan Kabupaten terbaik di Provinsi Maluku dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), dan Standar Pelayanan Minimal (SPM) tahun 2025.

Hal ini diungkapkan Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Maluku, Boy Kaya dalam rapat koordinasi kepala daerah di Ambon, Kamis 11 September 2025.

Dikatakan dalam LPPDnya, Pemda Maluku Tengah mengalami lompatan signifikan. Tahun 2022 masuk kategori sedang dengan skor 3,0351. Skor ini bertahan hingga tahun 2023 yakni 2,9771.

Pada tahun itu, SPM menunjukkan progres signifikan sebesar 86,47 dengan status tuntas madya. Namun pada tahun 2024, Pemda Malteng berhasil memperoleh status Tuntas Utama dengan skor 96,72.

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir mengatakan prestasi ini merupakan amanah dan komitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Saya apresiasi seluruh perangkat daerah dari kecamatan hingga negeri yang berkomitmen tingkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Bupati.

Amanah ini, kata ZAA, menjadi motivasi untuk terus menunjukan kinerja, memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“Status Tuntas Utama adalah bukti nyata, komitmen kita berada pada jalur yang tepat dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik,” ungkapnya.

Meski begitu, ZAA menegaskan, prestasi ini bukanlah tujuan akhir, melainkan motivasi meningkatkan kinerja pemerintah daerah.

“Kami berkomitmen untuk tidak berpuas diri. Justru capaian ini menjadi amanah, tanggungjawab agar ke depan pelayanan publik semakin baik,” pungkasnya. (dm1)

Bagikan: