" />

Ambon – Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun, menghimbau ke seluruh elemen masyarakat serta pejabat di Provinsi Maluku agar memprioritaskan GiiA Maluku Hotel sebagai tempat menginap saat melakukan perjalanan dinas maupun pribadi ke Jakarta.

Menurutnya, hotel yang sebelumnya dikenal sebagai Mess Maluku tersebut kini telah berkembang pesat dan menjadi ikon daerah Maluku di Ibu Kota Negara.

Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor jasa perhotelan milik pemerintah provinsi.

“GiiA Maluku Hotel tidak hanya menjadi simbol kehadiran Maluku di Jakarta, tetapi juga memiliki nilai ekonomis. Setiap orang Maluku yang menginap di sini secara langsung telah ikut berkontribusi untuk pembangunan daerah,” ujar Benhur di Jakarta, Selasa (29/04/2025).

Ia juga mendorong agar pengelola hotel terus melakukan inovasi, sehingga GiiA Maluku Hotel dapat menjadi pilihan utama tidak hanya bagi warga Maluku, tetapi juga bagi tamu dari berbagai daerah lainnya.

“Kita harus optimalkan semua potensi yang ada.
Dengan sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan pengelola, saya yakin hotel ini bisa menjadi sumber PAD yang stabil bagi Maluku,” ujarnya.

Di sisi lain, Benhur juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan publik dan keberlanjutan usaha perhotelan agar tetap berjalan dengan baik.

Sementara itu, General Manager (GM) GiiA Maluku Hotel, Andi Audila, menyebutkan bahwa hotel milik Pemprov Maluku ini telah mengalami perubahan signifikan. Dengan manajemen yang semakin profesional, hotel kini mengusung pelayanan berstandar internasional.

“GiiA Maluku Hotel tampil lebih bersih, tertata, dan bernuansa modern. Kami juga aktif mempromosikan hotel ini ke berbagai destinasi wisata dalam dan luar negeri,” kata Andi, Kamis (24/04/2025).

Tidak hanya kamar penginapan, hotel ini juga memiliki restoran yang menyajikan aneka kuliner khas Maluku seperti papeda, kue ampas terigu, dan berbagai makanan nusantara lainnya yang digemari tamu lokal maupun mancanegara.

“Kami utamakan pelayanan terbaik dengan harga terjangkau. Kuliner Maluku seperti papeda selalu menjadi favorit, bahkan sering dibawa pulang ke luar negeri oleh tamu,” tutupnya.

Dengan wajah baru dan pelayanan prima, GiiA Maluku Hotel diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Maluku sekaligus sumber ekonomi yang menjanjikan bagi daerah. (dm1)

Bagikan: