Namlea – Politisi Partai Golkar Jaidun Saanun optimis seratus persen menang dan kembali terpilih menjadi anggota DPRD Buru pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang.

Setelah resmi terdaftar di KPU Buru tanggal 13 Mei 2023, Jaidun yakin dengan komunikasi dan kerja politik terukur yang sudah dia lakukan saat ini sebagai anggota DPRD Buru periode 2019-2024 terutama konstituennya di daerah pemilihan (Dapil) Buru I mencakup Kecamatan Kota Namlea dan Kecamatan Liliay, dirinya bisa mempertahankan kursi dari total tiga kursi partai Golkar di Dapil Buru I.

“Semangat dan kerja keras. Itu persiapan saya. Bukan baru kerja hari ini, tetapi kerja politik itu sudah saya lakukan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat di DPRD Buru secara kelembagaan,” ujarnya.

Mantan Sekretaris DPD Partai Golkar Buru dua periode itu menyatakan, sudah memperluas jaringan politik di semua masyarakat.

“Ada pepatah Tiongkok, “satu musuh terlalu banyak, seribu kawan terlalu sedikit”. Itu yang saya bawa dalam aktivitas saya sebagai politisi,” jelasnya.

Selama mengemban tugas sebagai anggota DPRD Buru, Jaidun mengaku memberikan porsi perhatian dalam aspek pemberdayaan pertanian, perikanan dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Program-program yang dia perjuangkan dalam bentuk pokok pikiran (pokir) dewan dirasa sudah cukup maksimal. Dan sebarannya merata di semua Dapil.

Selain mengcover anggaran dari dana pokir untuk membantu masyarakat, akses program bedah rumah di Dinas Tata Kota, bantuan kepada Organisasi Kelompok Pemuda (OKP), majelis taklim, pembangunan rumah ibadah, juga ikut dia perjuangankan untuk membantu masyarakat yang menjadi konstituennya.

Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Buru itu sangat yakin Pileg 2024 mendatang partai Golkar akan kembali menjadi pemenang dengan perolehan kursi signifikan di Kabupaten Buru

Meski pesaing partai Golkar kali ini cukup kompetitif, tapi komposisi calon legislatif (caleg) di semua Dapil punya potensi dapat memenangkan hati rakyat dan mendulang suara signifikan.

“Kami partai Golkar tidak bermimpi, tapi sudah merealisasikan mimpi menjadi karya. Dan selama 20 tahun masyarakat di Kabupaten Buru sudah menikmati karya-karya pembangunan partai Golkar,” optimisnya.

Jaidun juga berpesan kepada relawan, simpatisan dan pendukungnya untuk tetap menjaga suasana politik tetap kondusif dan jauh dari praktik politik berbau Sara dan kebencian.

“Perjuangan saya bukan perjuangan sendiri, tapi perjuangan bersama untuk kesejahteraan bersama. Salam, sapa dan senyum. Jangan ada permusuhan, meski tidak memilih saya. Dekati rakyat dengan apa yang sudah saya lakukan. Kita berikan contoh politik yang baik,” pungkasnya. (dm1)

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *