Ambon – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) mencatat pertumbuhan positif dalam penjualan tenaga listrik pada Semester I tahun 2026.
Total penjualan listrik periode Januari–Juni 2026 tercatat mencapai 892,84 juta kWh, meningkat 12,65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 792,54 juta kWh.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menyampaikan bahwa peningkatan konsumsi listrik menjadi indikator semakin meningkatnya pemanfaatan energi listrik untuk mendukung aktivitas masyarakat, sektor usaha, dan pelayanan publik di wilayah Maluku dan Maluku Utara.
“Pertumbuhan penjualan tenaga listrik ini menunjukkan bahwa kebutuhan energi masyarakat terus berkembang. Listrik tidak hanya menjadi kebutuhan dasar, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai aktivitas produktif, mulai dari rumah tangga, usaha, hingga pembangunan daerah,” ujar Noer.
Peningkatan penjualan listrik tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah pelanggan PLN UIW Maluku dan Maluku Utara. Hingga Juni 2026, PLN UIW MMU telah melayani 908.678 pelanggan, meningkat sebanyak 47.627 pelanggan dibandingkan Juni 2025 yang tercatat sebanyak 861.051 pelanggan.
Pertumbuhan pelanggan tersebut didominasi oleh sektor rumah tangga dengan jumlah 849.617 pelanggan, disusul sektor bisnis sebanyak 28.347 pelanggan, pemerintah sebanyak 9.057 pelanggan, industri sebanyak 233 pelanggan, serta layanan khusus sebanyak 692 pelanggan.
Noer menjelaskan, PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal di wilayah Maluku dan Maluku Utara yang memiliki karakter geografis kepulauan.
Dengan cakupan pelayanan melalui 7 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), 34 Unit Layanan Pelanggan (ULP), dan 168 sistem kelistrikan, PLN terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi.
“Memberikan pelayanan kelistrikan di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri. Namun, hal tersebut menjadi semangat bagi PLN untuk terus meningkatkan keandalan sistem, memperkuat infrastruktur kelistrikan, serta menghadirkan layanan yang semakin mudah dan cepat bagi masyarakat,” jelas Noer.
Menurutnya, ketersediaan energi listrik yang andal menjadi salah satu faktor pendukung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. PLN terus berupaya menghadirkan listrik yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung perkembangan sektor usaha di Maluku dan Maluku Utara.
“Kami akan terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin baik. PLN ingin terus menjadi bagian dari kemajuan dan pertumbuhan masyarakat di Maluku dan Maluku Utara,” tambahnya.
Selain meningkatkan keandalan pasokan listrik, PLN UIW Maluku dan Maluku Utara juga terus mendorong transformasi layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile. Melalui layanan tersebut, pelanggan dapat mengakses berbagai kebutuhan kelistrikan secara lebih mudah, mulai dari transaksi, pengaduan, hingga informasi layanan.
Ke depan, PLN UIW Maluku dan Maluku Utara akan terus memperluas akses listrik, meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan, serta menghadirkan inovasi yang mendukung kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan semangat menghadirkan terang hingga ke seluruh penjuru negeri, PLN UIW Maluku dan Maluku Utara berkomitmen menjaga keandalan listrik sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan. (dm1)





