Dobo – Keputusan Bupati Kepulauan Aru melantik 87 ASN dalam jabatan strategis mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak warga menilai langkah ini sebagai angin segar bagi perbaikan pelayanan publik dan percepatan pembangunan di daerah.

Masyarakat melihat kebijakan tersebut bukan sekadar pergantian pejabat, tetapi sebagai upaya serius menghadirkan aparatur yang lebih siap kerja, profesional, dan dekat dengan rakyat. Harapan besar pun tumbuh, agar urusan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan di kecamatan dan desa bisa berjalan lebih cepat dan ramah.

Warga menilai, dengan penempatan pejabat berdasarkan kompetensi dan rekam jejak, pemerintah daerah menunjukkan keberpihakan pada kualitas, bukan kedekatan. Ini membuat kepercayaan publik meningkat, karena masyarakat merasa kepentingan mereka benar-benar diperhatikan.

“Kami senang karena pemerintah mau berbenah. Kalau pejabatnya orang-orang yang mampu, tentu pelayanan ke masyarakat juga akan lebih baik,” ujar salah satu warga, Kamis (15/1/2026)

Keputusan ini juga dinilai membuka ruang bagi lahirnya semangat baru di kalangan ASN untuk bekerja lebih sungguh-sungguh. Evaluasi kinerja yang dijanjikan bupati dianggap sebagai jaminan bahwa pejabat tidak bisa bekerja asal-asalan.

Masyarakat berharap, kebijakan ini tidak berhenti pada pelantikan semata, tetapi diikuti dengan perubahan nyata: pelayanan lebih cepat, birokrasi tidak berbelit, dan aparatur yang melayani dengan hati. Dengan langkah ini, warga Aru optimistis daerahnya bergerak menuju pemerintahan yang lebih bersih, profesional, dan berpihak pada rakyat. (dm2)

Bagikan: