Dobo – Seluruh jamaah haji asal Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Tahun 2026/1447 Hijriah, telah kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan sehat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Kedatangan para jamaah disambut secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dalam acara penerimaan yang berlangsung di Aula Lantai II Gedung Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Kepulauan Aru.
Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menyampaikan rasa syukur karena seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dengan selamat setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji.
“Alhamdulillah, seluruh jamaah haji telah menunaikan ibadah haji dengan baik dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Timotius.
Ia berharap pengalaman spiritual selama berada di Tanah Suci dapat menjadi bekal bagi para jamaah untuk menjadi teladan di tengah masyarakat.
Menurut dia, para haji diharapkan mampu menjadi inspirasi melalui sikap, perilaku, dan keteladanan yang mencerminkan nilai-nilai keislaman serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Aru, Fahrul Beder Alkatiri, mengatakan seluruh jamaah tiba di Bandara Dobo pada Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 08.50 WIT menggunakan pesawat Wings Air.
Kedatangan mereka disambut meriah oleh pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat yang telah menunggu sejak pagi.
“Semua jamaah haji berhasil menunaikan ibadah haji dengan baik dan sempurna. Mulai dari keberangkatan, pelaksanaan ibadah hingga kepulangan ke daerah, seluruh proses berjalan dengan lancar,” kata Beder kepada wartawan, Senin (22/6/2026).
Menurut Beder, para jamaah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, khususnya Bupati dan DPRD, atas dukungan yang diberikan selama proses penyelenggaraan ibadah haji, termasuk bantuan pembiayaan transportasi keberangkatan dan pemulangan jamaah.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan perhatian dan pelayanan terbaik kepada jamaah haji Kabupaten Kepulauan Aru, sehingga seluruh proses dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Tahun 2026 juga menjadi momentum bersejarah bagi Kabupaten Kepulauan Aru. Pasalnya, penyelenggaraan ibadah haji tahun ini merupakan yang pertama kali ditangani oleh Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kepulauan Aru, setelah sebelumnya berada di bawah koordinasi Kementerian Agama.
Beder menjelaskan, seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari pengurusan dokumen, pemeriksaan kesehatan, bimbingan manasik, pemberangkatan, hingga pemulangan jamaah, berlangsung dengan baik dan sukses.
Dengan pengalaman penyelenggaraan perdana tersebut, pihaknya optimistis pelayanan ibadah haji di Kabupaten Kepulauan Aru akan semakin baik dan profesional pada tahun-tahun mendatang.
“Kami berharap pelayanan haji ke depan semakin meningkat. Selain itu, kami juga berharap kuota haji untuk Kabupaten Kepulauan Aru dapat ditambah sehingga lebih banyak masyarakat memperoleh kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci,” pungkasnya. (dm1)









