Dobo – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis sejak tahun pertama kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel dan Wakil Bupati Mohamad Djumpa. Salah satu bukti nyata komitmen tersebut adalah pembangunan Jembatan Penghubung Dusun Marbali yang dibiayai melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp400 juta.
Pembangunan jembatan ini menjadi bagian penting dari implementasi visi besar Bupati dan Wakil Bupati yang tertuang dalam konsep Aru Maju, Aru Mandiri, Aru Harmonis, dan Aru Mendunia, khususnya pada misi Aru Maju yang menitikberatkan pada percepatan pembangunan infrastruktur publik yang berkualitas dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Aru, M. G. Rumra, menjelaskan bahwa sektor infrastruktur menjadi prioritas utama Bupati Timotius Kaidel karena memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Marbali ini merupakan bagian dari visi-misi Bupati dan Wakil Bupati. Infrastruktur ditempatkan sebagai fondasi utama untuk memperlancar mobilitas, mendorong aktivitas ekonomi, dan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat,” ungkap Rumra.
Ia menuturkan, Jembatan Marbali merupakan akses vital yang menghubungkan ruas Jalan Tugu Cendrawasih Dobo hingga Dusun Marbali, kawasan dengan kepadatan penduduk tinggi sekaligus menjadi sentra aktivitas industri dan perdagangan.
“Ini adalah jalur utama masyarakat. Mobilitas kendaraan sangat tinggi karena kawasan ini juga menjadi kawasan industri. Oleh karena itu, jembatan ini diprioritaskan pada tahun pertama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati,” jelasnya.
Dari sisi teknis, proyek ini menggunakan metode box culvert, sebuah pendekatan konstruksi yang dinilai efisien, adaptif terhadap kondisi lapangan, serta memiliki ketahanan jangka panjang. Metode tersebut juga memungkinkan percepatan waktu pengerjaan tanpa mengorbankan mutu bangunan.
“Box culvert sudah banyak digunakan dan terbukti efektif, baik untuk aliran air maupun menopang badan jalan. Ini adalah pilihan teknis yang tepat dan berorientasi pada keberlanjutan,” tambah Rumra.
Menariknya, pembangunan jembatan ini ditargetkan selesai hanya dalam waktu dua hari sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru di bawah kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
“Selama dua hari pengerjaan, kami pastikan akses tetap terjaga. Selasa hingga Rabu malam jembatan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua, dan pada Kamis sudah berfungsi penuh untuk kendaraan roda empat,” tegasnya.
Kecepatan, ketepatan, dan keberpihakan pada kebutuhan rakyat dalam pembangunan Jembatan Penghubung Dusun Marbali mencerminkan gaya kepemimpinan Bupati Timotius Kaidel yang progresif, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata. Pembangunan ini tidak hanya menjawab kebutuhan infrastruktur hari ini, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Aru secara berkelanjutan. (dm1)









