KNPD Maluku Nilai Keputusan Pemerintah Tolak KLB Partai Demokrat Sudah Tepat

0
66
Ketua KNPD Maluku, Abdul Syukur Sangadji.

Ambon – Komite Nasional Pemuda Demokrat (KNPD) Maluku bersyukur atas keputusan pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) yang menolak kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko yang merupakan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang.

KNPD Maluku juga menilai keputusan pemerintah itu sudah tepat berdasarkan ketentuan peraturan hukum yang berlaku.

Ketua KNPD Maluku, Abdul Syukur Sangadji, mengatakan keadilan sudah tiba pada waktunya dan menurutnya keputusan Kemenkumham akan menjadi pelajaran bagi pihak-pihak yang mencoba mengambil alih partai secara paksa.

“Pelajaran itu yakni uang dan kekuasaan tidak bisa mengangkangi demokrasi dan tidak sertamerta bisa memasung hukum di negeri ini,” kata Abdul Syukur, Kamis (1/4/2021).

Dia menjelaskan, bahwa sesuai Permenkumham telah memberi batas waktu 7 hari kepada KLB kubu Moeldoko untuk melengkapi berkas dimaksud sebagaimana yang dikatakan oleh menteri Hukum dan HAM RI Yasonna Laoly.

Namun, setelah Kemenkumham meminta melengkapi berkas hingga batas waktu yang ditentukan, kubu Moeldoko tidak mampu melengkapi syarat-syarat tersebut yakni, surat mandat dari Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Ini menandakan bahwa kubu Moeldoko sudah kalah telak dan tidak diterima atau ditolak oleh Kemenkumham.

“Sebagai kader Partai Demokrat di daerah, kami merasa bangga sekali atas keputusan pemerintah yang tepat terkait dengan kekisruhan yang terjadi pada tubuh Demokrat yang menolak KLB abal-abal di Deli Serdan,” ujar pria yang disapa Bung Doly ini.

“Sehingga keputusan ini menjadi legal standing kami untuk kemudian menyatakan secara sah tidak ada lagi dualisme kepemimpinan di Partai Demokrat,” terangnya.

Dia dan kader Partai Demokrat hanya mengakui satu ketua umum di Partai Demokrat yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Sebagai kader Partai Demokrat di Maluku kami menerima keputusan pemerintah tersebut dengan senang hati dan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa bahwa keadilan di negeri ini bisa ditegakkan dengan baik,” jelasnya.

Setelah keputusan ini, dirinya meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat di Maluku untuk fokus konsolidasi dan mempersiapkan kekuatan dalam menghadapi agenda-agenda politik di tahun 2024 baik Pileg, Pilpres maupun Pilkada Serentak agar Partai Demokrat bisa keluar sebagai pemenang. (dm3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here