Tokoh Muda SBT Apresiasi Kinerja Halil Kastela

0
54
Kepala Balai Prasarana dan Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku Halil Kastela (belakang kacamata) mendampingi Gubernur Maluku Murad Ismail (depan) dalam penandatangan prasasti sejumlah proyek di Kabupaten SBT, Selasa (11/2/2020). Foto: beritabeta.com

Ambon – Namanya mungkin belum terlalu populer bagi masyarakat awam di Maluku khususnya di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Namun, bagi kalangan birokrat terutama yang konsen dibidang infrastruktur, pastilah mengenal Abdul Halil Kastela. Putra kelahiran Desa Geser, Kecamatan Seram Timur, Kabupaten SBT ini punya kiprah dan sepak terjang yang sudah malang melintang dibidang infrastruktur.

Sejak dipercaya menjabat Kepala Balai Prasana dan Permukiman Wilayah (BPPW) Maluku oleh menteri PUPR Basuki Hadimulyono, Halil Kastela langsung tancap gas dalam pembangunan infrastrukur di Maluku.

Halil Kastela sudah menunjukan keberpihakannya ke rakyat melalui berbagai macam proyek pembangunan yang diprogramkan lewat tangan dinginnya.

Ambil contoh pembangunan pasar di Desa Tulehu, Pasar di Desa Pelauw, RSUD di Desa Tulehu, gedung rektorat IAIN Ambon, sarana air bersih, dan gedung Fakultas MIPA Unpatti Ambon.

Keinginannya yang besar dalam membangun Maluku lewat berbagai macam program pembangunan sesuai visi misi pemerintahan Joko Widodo dan Ma’aruf Amin yakni membangun dari desa. Tidak hanya itu, Halil Kastela juga membantu cita-cita Gubernur Maluku Murad Ismail yang ingin membuka keterisolasian bagi seluruh desa di Maluku dalam konteks pembangunan infrastruktur.

Komitmen yang Kuat

Salah satu daerah yang masih minim infrastruktur terutama infrastruktur dasar seperti air bersih adalah kabupaten SBT. Persoalan infrastruktur yang satu ini memang selama ini dihadapi masyarakat setempat. Namun, lewat jabatan yang diemban, Halil Kastela mampu menujukkan komitmen yang kuat.

Saat mendampingi Gubernur Maluku Murad Ismail dalam kunjungan kerja di Kabupaten SBT, Selasa (11/2/2020), sejumlah proyek sarana dan prasarana air bersih di resmikan, diantaranya Air Baku di Negeri Miran Raya, Kecamatan Pulau Gorom, dan Progam Pamsimas III yakni penyediaan air bersih dan sanitasi berbasis masyarakat untuk 26 desa yang tersebar di Kecamatan Wakate, Gorom Timur, Pulau Gorom, Tutuktolu, Siwalalat, Kian Darat, dan Kecamatan Seram Timur.

Perlahan-lahan Halil menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur di daerah asal itu. Pastinya dengan tidak melepas perhatian ke daerah lainnya di Maluku.

Fahrudin Tokomadoran, salah satu tokoh muda SBT, mengapreasi kinerja Halil Kastela. Menurutnya, Halil Kastela seorang birokrat profesional dan aset berharga yang tidak hanya dimiliki oleh SBT saja tapi juga Maluku.

“Selaku putra daerah SBT, saya merasa bangga kami punya tokoh birokrat SBT terbaik sekelas bang Halil Kastela. Kontribusi beliau bagi SBT berupa program pembangunan sudah banyak. Ini membuktikan bahwa beliau punya perhatian dan komitmen yang kuat dalam pembangunan di SBT,” katanya.

Dirinya berharap perhatian dan sentuhan program pembangunan infrastrukur dari Halil Kastela tidak berhenti dan terus berlanjut di kabupaten SBT

“Saya mendukung kinerja bang Halil Kastela. Semoga sentuhan beliau bisa memajukan kabupaten SBT,” ujarnya. (dm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here