KNPI Percaya Gubernur Perjuangkan Putra Maluku di Kabinet

0
247
M. Faisal Sahiatua, Ketua DPD KNPI Provinsi Maluku. Foto: Istimewa

Ambon – Perjuangan untuk putra Maluku diakomodir jadi menteri dianggap telah selesai setelah Presiden Jokowi menyampaikan sudah mengantongi nama-nama menteri dan tinggal menunggu waktu yang tepat untuk diumumkan.

“Seharusnya kita tidak lagi berpolemik soal jatah menteri, karena dapat mengganggu proses perjuangan yang telah dilakukan Gubernur dan DPRD Provinsi Maluku bulan Juli lalu, dimana Gubernur Maluku dan Ketua DPRD  telah bertemu Presiden Jokowi di istana Bogor sekaligus menyerahkan surat resmi dari dua lembaga ini,” tulis rilis Ketua DPD KNPI Maluku, Faisal Saihitua, Rabu (14/8/2019).

Dikatakan, KNPI Maluku sangat percaya dengan Gubernur dan DPRD yang telah mengatakan sejak bulan Juli kemarin mereka telah bertemu presiden dan menyerahkan surat resmi, lantas jika ada Gerakan dibahwa maka tentu akan mempengaruhi opini bahwa seolah-olah masyarakat Maluku tidak mempercayai Gubernur dan Wakil Rakyat sehingga dilakukan lagi gerakan lain.

“Kami berharap tidak ada lagi gerakan yang yang memiliki dampak bagi pengambilan keputusan. Bagi saya bahwa jalur komunikasi elit politik untuk saat ini lebih tepat dan proses perjuangan itu kita serahkan sepenuhnya kepada Gubernur kita, toh beliau juga kita lihat sangat serius dalam perjuangan ini,” ujarnya.

Menurutnya, sikap serius gubernur itu dibuktikan dengan berbagai statement terbuka yang selalu disampaikan gubernur ke publik ketika di wawancarai berbagai awak media.

“Gubernur Maluku memiliki  kemampuan melobi dan jika Presiden Jokowi benar-benar menginginkan  putra Maluku yang layak, maka tentu akan terakomodir. Sehingga kami optimis tetap akan ada jatah menteri untuk Maluku,” tandasnya.

Menurutnya, sejauh ini Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD belum merekomendasikan nama-nama tokoh asal Maluku yang dinilai layak untuk disodorkan kepada Presiden Joko Widodo sebagai pertimbangan untuk diangkat menjadi menteri karena itu hak progresif Presiden yang harus didukung sebagai warga negara, karena tentu penentuan menteri bukan sekedar pertimbangan keterwakilan wilayah akan tetapi butuhkan pertimbangan yang profesional berdasarkan kompeten yang dimiliki dari calon menteri yang akan membantu tugas-tugas kepresidenan.

“Untuk itu saya minta jangan lagi kita berpolemik soal jatah menteri, namun bagimana kita membantu pemerintah daerah dalam melakukan terobosan dengan peningkatan ekonomi masyarakat dengn menciptakan Iklim Investasi yang sehat dan nyaman di Maluku,” harapnya.

KNPI lanjutnya mendukung blok Masela  sehingga jika ada pihak-pihak yang ingin meniup isu blok Masela dalam proses perjuangan Jatah Menteri maka KNPI mengutuk keras.

“Karena investasi triliunan ini akan berdampak pada perekonomian masyarakat Maluku, tinggal bagaimana cara kita melakukan proses pengawalan terhadap setiap tahap pelaksananya,” demikian ujarnya. (dm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here