21 Advokat Peradi Ambil Sumpah di Pengadilan Tinggi Ambon

0
486
Prosesi pengambilan sumpah 24 Advokat Peradi bertempat di Pengadilan Tinggi Ambon.

Ambon – Pelaksanaan pengangkatan dan pengambilan sumpah advokat oleh Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) dan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Ambon berlangsung lancar dan sukses sesuai rencana. 

Pengangkatan dan pengambilan sumpah advokat berlangsung di gedung Pengadilan Tinggi Ambon, Passo, Kota Ambon, Senin (1/4/2019). Acara ini dipimpin langsung Ketua Pengadilan Tinggi Ambon, Respatun Wisnu Wardoyo. Dan dihadiri Wakil Ketua Pengadilan Tinggi dan segenap jajaran hakim tinggi Ambon.

Ketua DPC Peradi Ambon Dr. Fahri Bachmid mengajukan 21 calon advokat yang sebelumnya telah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang bekerjasama dengan berbagai perguruan tinggi yang ada di Maluku dan setelah itu mereka telah mengikuti Ujian Profesi Advokat (UPA) yang diadakan oleh DPN Peradi dan telah dinyatakan lulus ujian serta telah melakukan magang pada kantor advokat sesuai ketentuan undang- undang advokat.

“Secara normatif calon-calon advokat Peradi ini telah melalui seleksi dan mekanisme yang cukup rumit, ketat dan setelah melakukan proses verifikasi secara faktual maupun administratif baik oleh DPC Peradi Ambon, DPN Peradi serta oleh pihak Pengadilan Tinggi Ambon, maka calon-calon advokat ini dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diangkat dan disumpah di Pengadilan Tinggi Ambon sesuai domisili hukum,” katanya, Senin (1/4/2019).

Kegiatan pengangkatan/pelantikan advokat dilakukan oleh organisasi advokat dalam hal ini adalah DPN Peradi sesuai ketentuan pasal 2 dan 3 UU RI No.18 Tahun 2003 Tentang Advokat. Sedangkan kewajiban bersumpah/disumpah di Pengadilan Tinggi setempat adalah perintah norma ketentuan pasal 4 UU RI No. 18/2003 Tentang Advokat. bahwa sebelum menjalankan tugas profesinya advokat wajib bersumpah menurut agamnya atau berjanji dengan sungguh-sungguh disidang terbuka pengadilan tinggi diwilayah domisili hukumnya. Ini merupakan perintah undang-undang.

“Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada ke 21 Advokat yang baru dilantik dan disumpah. Kaena advokat adalah profesi mulia (officium nobilium), maka kami tekankan agar advokat senantiasa bertindak dan bertingkah laku yang sejalan dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku,serta memegang teguh kode etik Advokat,” terangnya.

Menurut Fahri, advokat Peradi harus profesional dan berintegritas, karena Peradi sebagai organ negara adalah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk memastikan serta meningkatkan kualitas profesi Advokat, agar pada sisi yang lain masyarakat pencari keadilan akan terlayani dengan baik serta tidak dirugikan hak hak konstitusional dan bisa mendapatkan keadilan hukum sebagaimana mestinya. 

Dikatakan, advokat sebagai pengawal konstitusi serta pembela kebenaran harus wajib memastikan bahwa hukum dan keadilan harus mutlak tegak berdiri didalam cita dan prinsip negara hukum demokratis, itulah hakikat dan jati diri advokat. (dm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here