Hadapi Pemilu 2019, DPP Golkar dan DPD Golkar Malteng Gelar Pendidikan Politik

0
312
Ketua DPD Partai Golkar Malteng Rudolf Lailossa (tengah), Divisi Hukum KPU Malteng A. Samad Ningkeula (kiri) dan Sekretaris DPD Golkar Malteng Hasan Alkatiri (kanan), pada acara Pendidikan Politik Partai Golkar. Foto: Istimewa

Ambon – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai  Golkar Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menggelar pendidikan politik bagi pemilih dalam menghadapi dan mensukseskan Pemiliham Umum (Pemilu) 2019, Sabtu (22/12/2018).

Bertempat di Hotel Lulu, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, kegiatan pendidikan politik ini dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Malteng Rudolf Lailossa, Sekretaris DPD Golkar Hasan Alkatiri dan Ketua Bappilu Golkar Maluku Tengah.

Suasana peserta mengikuti acara Pendidikan Politik Partai Golkar

Sementara narasumber dalam acara tersebut Ketua DPD Partai Golkar Malteng Rudolf Lailossa, Divisi Hukum KPU Malteng Abdul Samad Ningkeula dan Sekretarus DPD Partai Golkar Malteng Hasan Alkatiri.

Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Partisipasi Politik, Peningkatan Literasi Demokrasi dan Membangkitkan Voluntarisme Politik”, berlangsung sehari dan diikuti ratusan peserta.

Lailossa dalam pengantarnya mengatakan, kehendak berpolitik atau volutarisme politik merupakan jalan Partai Golkar untuk mencitakan kesejahteraan dan keadilan sosial.

Pendidikan Politik bagi pemilih yang dilaksanan DPP Partai Golkar dan DPD Partai Golkar Maluku Tengah

“Kita punya semangat yang sama untuk membangun Maluku tengah. Voluntarisme ini sebuah bahan kehendak, kita punya cita-cita untuk mau berbuat baik,” katanya.

Dikatakan pemilu 2014, Partai Golkar di Kabupaten Maluku Tengah sebagai pemenang kedua. Sehingga usaha untuk menciptakan janji-janji politik belum semua tercapai. “2019 Partai Golkar harus jadi pemenang yang pertama. Karena distu ada nilai-nilai harus kita lakukan disitu. ada konsekuensi yang harus diwujudkan. kalau 2019 kita jadi pemenang kita bisa bikin lebih,” tandasnya.

Masyarakat apatis dengan tahapan Pemilu 2019

Divisi Hukum KPU Malteng Abdul Samad Ningkeula mengatakan, selama tahapan pemilu 2019 yang dilakukan KPU Maluku Tengah, masih banyak masyarakat yang apatis dan tidak ambil pusing tentang tahapan pemilu. Salah satunya terkait dengan memastikan nama ada dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) sampai pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) hasil perbaikan.

“Biasanya masyarakat apatis dengan apa yg dilakukan KPU. Kita berporses kurang lebih 10 bulan untuk memastikan DPT. Yang kami serap warga pemilih apatis. Saat memajang DPS masyrakat tidak datang memastikan nama. Nanti sampai pada pemilihan pasti yang ngamuk,” ungkap Ningkeula.

Olehnya itu, dihadapan peserta yang mengikuti pendidikan politik, Ningkeula berharap dimasa-masa mendekati pencoblosan masyarakat harus proaktif dan membantu KPU untuk mensukseskan Pemilu 2019 di Malteng. “Terdapat 319.000 DPT. Kami harap diatas 80 persen partisipasi pemilih pada hari pemilihan bulan april 2019 mendatang,” harapnya. (dm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here