HUT Buru ke-19, Pembangunan Infrastruktur Terus Digenjot

0
441
Ilustrasi

Namlea – Pembangunan infrastrukur di Kabupaten Buru terus digenjot mencakup jalan, jembatan, gedung kantor, irigasi dan air bersih. Pembangunan ini pada hakikatnya merupakan bukti dari komitmen pemerintah daerah untuk membuka kran keterisolasian dan upaya meningkatkan akseptabilitas masyarakat seperti yang tertuang dalam visi misi Ramly I. Umasugi dan Amustofa Besan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Buru periode 2017-2022.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buru, Shifa Alatas mengatakan, sampai dengan tahun 2018 atau 7 pemerintahan Ramly I. Umasugi sebagai Bupati, sejumlah infrastruktur yang dibangun dimulai dari desa sampai ke kota sesuai dengan program nawacita Presiden Joko Widodo.

“Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Buru ini dilakukan merata. Tidak disparitas (ketimpangan). Ini adalah komitmen dari Pak Ramly Umasugi (Bupati Buru),” ujarnya.

Dia mengambil contoh di Kecamatan Finalisela, pembangunan ruas jalan sepanjang 34 Km dari Wamlana ke Rana tapi simpangannya dari Waitabi – Rana yang dalam tahun 2018 ini progress sudah mencapai 100%. 

Kemudian, peningkatan akses jalan dari Lamahang ke Rana untuk tahun ini dianggarkan hotmix jalan sepanjang 10 Km. Menurutnya, peningkatan ini dilakukan bertahap namun untuk bangunan pelengkapnya sudah selesai.

Pembangunan akses jalan di Kecamatan Batabual tepatnya desa Waelapia sampai Seith juga sedang dilakukan. Selain itu, pembangunan air bersih di dataran Rana, Kecamatan Finalisela, tahun ini sudah masuk di beberapa desa.

Tak cukup sampai disitu, Kabupaten Buru di tahun 2019 juga sudah siap menggelar hajatan besar MTQ tingkat Provinsi. 

“Untuk menyambut hajatan besar MTQ tingkat provinsi tahun 2019, dinas PUPR telah membangun beberapa sarana dan prasarana yang ditargetkan 50% rampung tahun ini dan sisanya sudah dianggarkan untuk dilanjutkan di tahun depan,” tutupnya. dm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here