Golkar: Tidak Ada Pencopotan Richard dan Ramly

0
960

Ambon – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Provinsi Maluku membatah keras informasi yang beredar luas atas pencopotan Ketua DPD Partai Golkar Kota Ambon, Richard Louhenapessy dan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Buru, Ramly I. Umasugi. 

Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Provinsi Maluku, Fahri Bachmid mengatakan, isu serta opini liar yang berkembang di masyarakat terkait rencana pencopotan Ketua DPD Golkar Kota Ambon dan Ketua DPD Golkar Kabupaten Buru, sengaja dihembuskan oleh pihak yang tidak kompeten serta memahami dinamika internal Partai Golkar Maluku, orientasinya untuk menjatuhkan kredibilitas Ketua DPD Golkar Provinsi Maluku Said Assagaff.

Karena itu, DPD Partai Golkar Provinsi Maluku merespons dan meluruskan beberapa hal sebagai berikut:

1. Bahwa sampai dengan saat ini pasca pemungutan suara Pilkada Maluku tanggal 27 Juni 2018, DPD Golkar Maluku secara organisatoris belum pernah melakukan pembahasan serta evaluasi secara menyeluruh terkait dengan produk Pilkada Maluku beserta segala implikasinya, karena fakus partai saat ini adalah masih mengawal serta berkonsentrasi pada pentahapan serta proses rekap suara sampai pada tahap KPU Maluku. 

“Jadi energi serta sumber daya tim saat ini adalah memastikan seluruh proses dan tahapan Pilkada Maluku sampai tuntas termasuk menyediakan semua opsi serta langkah-langkah strategis lebih lanjut jika dipandang penting untuk itu, “ katanya, Selasa (3/7/2018). 

Dikatakan, seluruh fungsionaris partai beserta sumberdaya saat ini sedang berkonsentrasi pada Pilkada Maluku dan belum pada agenda lain apalagi evalusi sebagaimana rumor yang beredar ditengah masyarakat semuanya itu tidak benar.

2. Bahwa DPD Golkar Maluku saat ini selain berkonsentrasi pada pentahapan Pilkada Maluku, secara institusional akan fakus pada konsolidasi organisasi serta pemantapan kesiapan kaders beserta seluruh recoursing yang ada akan mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi agenda nasional yang sangat penting dan urgent yaitu persiapan Pileg dan Pilpres 2018 sehingga membutuhkan kesiapan yang optimal untuk menyelesaikan agenda tersebut. 

“Jadi kami ingin pastikan bahwa tidak ada reposisi serta reshuffle kepengurusan baik pada tingkat Kota Ambon maupun Kabupaten Buru itu adalah informasi liar serta sesat, “ lanjutnya.

3. Bahwa ketua DPD Golkar Maluku Bpk Said Assagaff tidak pernah memikirkan apalagi memerintahkan jajaranya untuk mengambil kebijakan perombakan atau pencopotan Ketua2 DPD Golkar kabupaten/kota. Beliau adalah negarawan yang tauhu persis mengelola sebuah organisasi dan sangat paham mana agenda strategis yang berhubungan dengan hajat hidup orang banyak dan mana agenda teknis sehingga segala informasi serta rumors yang berkembang sedemikian rupa ditengah masyarakat adalah hoax dan cenderung dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak berkompeten serta tidak paham dengan dinamika internal Partai Golkar.

“Kami himbau agar pengamat maupun tokoh-tokoh tertentu yang dengan sengaja membangun opini tanpa dasar agar menghentikan pendapat dan analisis politiknya, karena pendapat dan analisis tersebut dibangun dari dasar-dasar informasi yang fiksi dan imaginer. 

Hal tersebut penting agar supaya masyarakat tidak dibuat binggung. Hal tersebut tidak sehat dan tidak edukatif dalam sebuah masyarakat demokratis.

4. Bahwa saat ini seluruh fungsionaris DPD Golkar Maluku sedang merampungkan seluruh persyaratan calon legislatif baik kabupaten, kota dan provinsi maupun pusat dan itu merupakan dinamika kontemporer saat ini.

“Tidak ada agenda lain selain itu. Ini merupakan tanggapan sekaligus klarifikasi terbuka agar masyarakat dapat memahaminya secara proporsional dan bertanggung jawab, “ kuncinya. (dm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here