Edaran Tersangka Assagaff oleh KPK, Jubir SANTUN: Itu Hoax

0
1122
Juru Bicara SANTUN, Haeruddin Tuarita

Ambon – Surat edaran tersangka calon Gubernur Maluku Said Assagaff oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cepat beredar luas di media sosial facebook dan WhatshApp Minggu (3/6/2018) sore ini. Tidak hanya cagub Maluku Said Assagaff, dalam surat dua halaman itu juga memuat 17 calon Kepala Daerah lain.

Juru Bicara pasangan Said Assagaff – Andre Rentanubun (SANTUN), Haeruddin Tuarita mengatakan, bahwa surat edaran tersangka KPK itu adalah hoax. “Bila kita baca dan cermati dengan baik surat itu, bisa disimpulkan itu merupakan surat palsu. KPK sebagai institusi yang paling dipercaya masyarakat dalam pemberantasan tindak pidana korupsi tidak mungkin mengeluarkan surat tanpa ada Kop, isi dan tanda tangan surat resmi dari empat pimpinan KPK, “ katanya via seluler kepada detikmalukucom, Minggu (3/6/2018).

Surat edaran calon Kepala Daerah 2018 yang menjadi tersangka oleh KPK halaman 1

Dirinya menduga, surat ini sengaja dibuat oleh pihak-pihak tertentu untuk melemahkan elektabilitas calon Gubernur Said Assagaff. “Ini merupakan bentuk black campaign untuk melemahkan posisi Pak Said. Dan ini bukan pertama. Dulu ketika DPP Partai Golkar mau berikan rekomendasi kepada Pak Said, juga diserang dengan isu yang sama yakni korupsi. Padahal semua itu tidak terbukti, “ bebernya.

Surat edaran calon Kepala Daerah 2018 yang menjadi tersangka oleh KPK halaman 2

Sampai berita ini diturunkan, detikmalukucom masih terus mencoba mengkonfirmasi Juru Bicara KPK Febri Diansyah untuk memastikan surat edaran tersebut. (dm2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here